Wednesday, 14 December 2011

KARMA

Karma... Asal katanya dari bahasa Sanksekerta yang berarti sebuah perbuatan yang pada akhirnya membentuk sebuah siklus berputar. Sebuah pemahaman yang berasal dari India kuno. Kalo bahasa sekarang yang gue ngerti, karma adalah kurang lebih seperti hukum tabur tuai. Apa yang kita tabur, itu juga yang kita tuai.

Some famous people said that Karma is a b*tch. Ya mungkin aja sih, kalau yang kita lakukan kepada orang lain adalah sebuah perlakuan yang ga baik, saat itu semua berbalik ke kita, ofcourse it's a b*tch. Kalau ditanya apa gue percaya dengan karma, well, I don't exactly know apa sih yang sebenar-benarnya karma itu. Tapi ya gue mempercayai bahwa kalau kita berbuat baik sama orang, one day we got the present, kalau kita berbuat jahat terhadap orang lain, the other day, we will pay the price.

Bukan sekali dua kali gue mengalami sendiri apa yang orang modern bilang adalah sebuah karma. Gue pernah memulai sebuah relationship dengan seseorang yang ternyata sudah in a deep relationship with other girl. Saat itu gue memang nggak tau bahwa ternyata dia sudah berstatus seperti itu. Sebagai seorang perempuan yang dibesarkan dengan baik-baik oleh kedua orang tua gue, gue tinggalin dia. Tapi setelah dia bisa menunjukkan sejumlah bukti bahwa dia sudah tidak bersama lagi, balik lagi deh gue sama dia. Sambil menutup mata, mau dia putusnya gara-gara gue kek, bukan gara-gara gue kek, I dont care. Even when that girl called me, I still dont care... you guys broke up already.... that's what I said...

Then there it was... That Karma b*tch slap me in my face....Dia tinggalin gue... Menghianati gue bukan dengan 1 atau 2 perempuan aja. Dia nyakitin gue polllll banget. Ya pokoknya kalo gue ceritain disini bisa 5 postingan isinya maki-maki semua. Hehhehehehe...


Yang gue mau bilang adalah, lo boleh nggak percaya bahwa karma itu ada atau nggak ada. Tapi yang pasti apa yang terjadi sama kita adalah akibat dari perbuatan kita sendiri juga. Lo jadi bos, kerjaannya maki-maki anak buah lo sembarangan, ya akibatnya jangan harap lo dapat respect mereka. Lo rajin berbuat baik sama orang, hidup lo jujur, jalan mah pasti ada aja, lagi susah pasti ada aja bantuan.


Apapun lo menyebutnya, Karma, tabur-tuai, sebab-akibat, aksi-reaksi, satu yang gue percaya bahwa segala sesuatu yang kita lakukan hari ini akan berbalik ke kita. Cepat atau lambat. bisa 1 hari atau 1 minggu, bisa juga 1 tahun bahkan 10 tahun lagi. Saat gue memulai sesuatu dengan cara yang nggak baik, biasanya akan berakhir dengan nggak baik juga. Tapi kalau gue mngusahakan sesuatu dan gue memulainya dengan benar dan baik, walaupun di tengah jalan banyak hambatan, tapi hasilnya juga akan baik.


Makanya dari sekarang, we should break all the bad Karma... Mulai berbuat baik. Mulai memperlakukan orang dengan lebih baik lagi. Mulai mikirin orang lain juga nggak egois terus. Kita nggak bisa membuat semua orang senang, dan tujuan Tuhan taro kita di hidup ini juga bukan itu gue rasa, tapi paling nggak kita bisa mulai belajar lebih bijaksana dalam segala hal, terutama dalam memperlakukan orang-orang disekitar kita. Karena terkadang keputusan yang kita ambil mempengaruhi kehidupan orang lain jauh lebih besar dari yang kita kira...

Have a great day people...,

Wednesday, 16 November 2011

Video Post : Someone Like You

Hi there....

Long time no see... long time we no talk talk.... huehehehehehhe....

Bagaimana kabar kalian my blogger family... hope you guys doin just fine... Lagi nggak ada kerjaan dan lagi nggak ada inspirasi buat nulis. Maybe in a few day i'll get back to my writing and inspiring you guys for some more....

Iseng bikin video untuk adik gue, Astrid, yang ditinggal nikah sama mantannya. Ini lagu megang banget, secara banyak banget yang tertusuk lalu terperangkap dalam lirik lagu ini... hajijieeeehhhhh... bahasa gue yakkkk.... :D

This is "Someone Like You" from Adele. Nggak usah mikirin suara dan muka gue yang fals yaaaaa...... Yang penting kan niat gue untuk bikin Astrid #nangisdibawahshower berhasil......

*jejogedan*



Friday, 14 October 2011

Even Hercules Cry...

Kadang berharap, menjadi seseorang yang mudah mengeluarkan air mata. Supaya hati ini ga perlu menanggung bebannya sendiri terus. :)

Nggak pernah merasa terbeban, sama sekali, untuk mendengarkan curhatan tentang masalah teman-teman. Bahkan tersanjung bisa dipercaya. Well guys I'm all ears... :)

Cuma terkadang, yang bingung, saat diri sendiri yang berbeban, saat diri sendiri yang di hina, saat diri sendiri yang beramarah, musti lari kemana. :)

Bukan nggak percaya teman-teman adalah pendengar yang baik, tapi sepertinya memang diri ini yang bukan pembicara yang baik menyangkut hati sendiri yang lara.. :)

Seandainya saja, mata ini memproduksi air lebih banyak, mungkin ga seberat ini. :)

Mendapat nasihat bagus sekali beberapa hari yang lalu, dr seorang teman yg sdh seperti kakak.
"Pergi, cari tempat untuk menangis. Mata kamu, mereka bukan pembohong yang baik. Paling tidak buat saya. Dis (Gadis, panggilan mereka untuk saya), kamu nggak harus selalu kuat didepan mata dunia. Jgn terlalu keras thd dirimu sendiri. Even Hercules cry.. And he's half god."

Lalu dengan bodohnya mulut ini cuma bisa menjawab :
"Yaudah kalo gitu beliin es krim dong mas..."

Dia hanya mengusap kepala gondrong ini sambil tersenyum, lalu memberikan pelukan, tentu saja di depan istrinya...
"Gadis, adik mas yang paling tegar... Mas dan mba, bangga... Mas yakin, kamu 3/4 goddess... Kanker ga membunuh kamu... Masalah ga menjatuhkan kamu..."

Istrinya datang, ikutan mengusap kepala gondrong ini...
"Gadis, kalau keberatan bawa tas, tas nya harus ditaruh, dikurangi isinya.. Kalau tidak, antara tas nya rusak, atau pundak Gadis yang mati rasa. Badan Gadis bisa jadi terganggu. Hati juga begitu... Jangan dibiarkan kelebihan berat.."

"Mas Ry, mba Ry... Makasih... Pelukannya tadi sudah membawa banyak muatan dr dalam aku..."

:)

Menunggu air mata......

.......

Mmmmmmm......

........

Tidak ada yang keluar.

........


"Mas, es krimnya mana.....?"


Lalu tertawa ambil berjalan menuju gerai Cold Stone....

.............

Padahal.....


Hampir menyerah........ :)



"Tawa adalah tempat persembunyian paling baik bagi kesedihan dan air mata... Walau air mata tumpah, asal sambil tertawa, sedihnya langsung tak terlihat..."


Saya merasa..... PATHETIC....



Followers

Stuff